Assalamu'alaikum warrahmatullahi wabarakatuh. Bagaimana kabar teman teman sekalian ? semoga kita semua senantiasa diberikan kesehatan dan kekuatan oleh Allah swt dalam menjalani setiap detik kehidupan kita, aamiin ya rabbal 'alamin. Nah, teman teman bisa sampai nyasar kesini pasti ada yang ingin melanjutkan sekolah ke jenjang yang lebih tinggi tetapi masih bingung tentang jurusan kan ? jenjang sekolah yang lebih tinggi yang saya maksud disini yaitu jenjang sekolah menengah atas ya teman teman, yaitu SMA atau SMK. Tapi disini kita tidak akan membahas tentang perbandingan antara SMA atau SMK ya teman teman. Mungkin itu nanti akan kita bahas di lain kesempatan saja, oke ?.
Terus sekarang kita akan bahas apa dong ? Nah, pada kesempatan kali ini kita akan membahas mengenai perbedaan jurusan yang ada pada jenjang sekolah menengah, khususon SMA ya teman teman. Tulisan ini sangat cocok banget untuk teman teman yang ingin melanjutkan ke SMA tapi masih bingung nih mau ambil jurusan apa. Atau bahkan belum tau sama sekali apa itu jurusan? wkwk. Nggak mungkin lah ya, saya yakin teman teman sekalian pasti sudah paham apa itu jurusan.
Seperti yang sudah umum kita ketahui bahwa di Sekolah Menengah Atas (SMA) terdapat 3 jurusan, yaitu jurusan IPA, IPS, dan Bahasa. Namun, pada kebanyakan SMA hanya ada jurusan IPA dan IPS saja. Untuk jurusan Bahasa ini jarang sekali ditemui di kebanyakan SMA. Mungkin hanya bisa ditemui di SMA SMA yang ada di kota kota besar dan merupakan sekolah yang sudah berakreditasi baik, menjadi sekolah unggulan dengan sistem pengelolaan yang baik, dan mungkin cocok dengan diadakannya kelas atau jurusan bahasa ini. Karena, sepengetahuan saya kalau di sekolah saya dulu, kelas Bahasa itu dilebur jadi satu kedalam kelas IPS teman teman. Jadi cuma ada kelas atau jurusan IPA dan IPS saja teman teman. Begitu juga dengan SMA SMA tetangga sekolah saya yang juga hanya ada jurusan IPA dan IPS saja. Tapi nggak tau deh kalau sekarang bagaimana kebijakannya.
Nah, terlepas dari itu, karena kebanyakan sekolah sekolah SMA hanya ada jurusan IPA dan IPS saja, maka saya hanya akan membahas tentang perbandingan jurusan IPA dan IPS saja ya teman teman. Yang nantinya akan bisa kita jadikan bahan pertimbangan untuk memilih jurusan IPA atau IPS sesuai passion kita masing masing. Agar teman teman sekalian semakin mantap dalam memilih jurusan di SMA dan tidak ada kalimat "kayaknya aku salah jurusan deh" di kemudian hari.
Untuk teman teman yang masih bingung memilih jurusan sekolah, khususnya teman teman yang ingin melanjutkan ke SMA, sampai sampai nyasar ke blog ini, bisa banget nih menyimak penjelasan pada tulisan kali ini. Karena tulisan ini memang cocok banget untuk para calon siswa baru yang sampai saat ini masih bingung dengan jurusan yang akan diambil di SMA nantinya. Oke langsung saja, berikut 5 perbedaan jurusan IPA dan IPS versi admin, check it out :
1. Mata Pelajaran
Perbedaan yang paling menonjol dari kedua jurusan ini tentunya adalah mata pelajaran yang akan didapatkan nantinya. Untuk karakteristik jurusan IPA, tentu akan banyak mempelajari tentang ilmu ilmu eksak atau ilmu pasti, bahasa kerennya science atau sains. Sehingga pada jurusan IPA akan cenderung lebih banyak mendapatkan mata pelajaran yang berhubungan dengan ilmu sains (science), seperti biologi, kimia, dan fisika. Oh iya, di jurusan IPA nanti teman teman juga akan mendapatkan pelajaran peminatan yaitu matematika. Jadi, selain teman teman mendapatkan pelajaran matematika wajib, teman teman juga akan mendapatkan pelajaran matematika minat. Sehingga, dalam jurusan IPA ini sangat cocok untuk teman teman yang memiliki kemampuan berpikir secara logis atau daya menalar yang kuat, memiliki kemampuan menghitung yang cepat dan tepat, serta memiliki minat atau kesukaan terhadap matematika dan ilmu alam. Selain itu, akan ada pelajaran lintas minat juga loh teman teman. Yaitu ilmu ilmu sosial yang akan diajarkan pada siswa jurusan IPA, seperti ekonomi, geografi, ataupun sosiologi. Tetapi meskipun teman teman nantinya masuk jurusan IPA, teman teman juga mendapatkan pelajaran sejarah loh. Cuman pada jurusan IPA, sejarah yang dipelajari hanya terbatas pada sejarah Indonesia saja teman teman. Karena sejarah merupakan mata pelajaran wajib untuk semua siswa IPA ataupun IPS.
Berbeda dengan IPA, karakteristik untuk jurusan IPS sendiri akan banyak mempelajari ilmu ilmu yang bersifat abstrak. Karena memang jurusan IPS akan berhadapan dengan ilmu sosial dan humaniora (soshum) yang sangat dinamis, serta mengikuti fenomena fenomena yang terjadi di masyarakat dari masa ke masa. Pada jurusan IPS, teman teman akan banyak diberikan pelajaran tentang ilmu ilmu social dan humaniora seperti sosiologi, ekonomi, dan geografi. Sama seperti jurusan IPA, jurusan IPS pun juga ada mata pelajaran peminatannya, yaitu peminatan sejarah. Sehingga teman teman tidak hanya mempelajari sejarah wajib saja, tetapi teman teman juga akan mempelajari sejarah minat. Sebagaimana IPA dengan peminatan matematikanya, IPS pun punya peminatan yaitu sejarah. Nah, untuk jurusan IPS ini sangat cocok bagi teman teman yang memiliki kemampuan berpikir abstrak yang baik, suka berhubungan sosial dengan orang lain, suka berkomunikasi, serta memiliki kemampuan daya hafal yang cepat dan kuat. Sebagaimana pada jurusan IPA, pada jurusan IPS pun juga akan ada pelajaran lintas minatnya loh teman teman. Yaitu ilmu ilmu sains yang akan diajarkan pada siswa jurusan IPS nantinya, seperti biologi, fisika, ataupun kimia. Teman teman juga akan mendapatkan pelajaran matematika, namun hanya matematika wajib saja. Karena selain sejarah, matematika juga merupakan mata pelajaran wajib untuk setiap siswa IPA maupun IPS loh teman teman. Sehingga dalam IPS pun juga masih wajib mempelajari pelajaran matematika. Toh dalam pelajaran ekonomi juga masih menggunakan prinsip prinsip hitung dalam ilmu matematika juga kan.
2. Dinamika Persaingan
Dinamika persaingan disini maksudnya yaitu persaingan untuk mendapatkan suatu prestasi ataupun pencapaian yang baik dalam kelas tersebut, misal seperti peringkat kelas, nilai ujian, dlsb.
Nah, untuk jurusan IPA sendiri karena notabene diisi oleh mereka yang dianggap "pintar", karena memiliki kemampuan logika dan nalar yang baik, maka dinamika persaingan dalam jurusan ini sangatlah ketat. Karena anak anak IPA yang serius dan memiliki keminatan dalam mempelajari ilmu ilmu eksak atau ilmu pasti, mereka cenderung memiliki ambisi tinggi untuk bisa menjadi yang terbaik diantara "anak anak pintar" yang lainnya dalam kelas tersebut. Sehingga secara persaingan, untuk jurusan IPA sangatlah ketat. Anak anak jurusan IPA cenderung memiliki jiwa kompetitif yang tinggi di segala situasi persaingan. Mulai dari persaingan tahap seleksi yang memperebutkan kursi kelas IPA, persaingan atau lomba antar kelas, hingga persaingan memperoleh peringkat atau nilai terbaik dalam kelas.
Untuk jurusan IPS, situasi persaingan tidak begitu tinggi atau tidak begitu ketat. Karena kebanyakan anak anak IPS lebih santai dan tidak terlalu memikirkan mengenai urusan akademis. Maka dari itu anak anak IPS cenderung kurang ambisius dalam situasi persaingan. Namun ini tidak bisa dijadikan patokan pasti ya teman teman. Karena bisa jadi pada sekolah tertentu, anak IPS juga diisi oleh anak anak yang benar benar memiliki ambisi yang tinggi juga. Sehingga ini juga menyesuaikan dengan karakter calon siswa siswi seangkatan kalian yang mendaftar disekolah kalian ya teman teman. Tetapi dilihat secara umum, kebanyakan anak IPS itu cenderung lebih santai dan tidak begitu mengejar nilai akademis, namun mereka memiliki keahlian lain di bidang tertentu, seperti olahraga, seni, bahasa, dan lain sebagainya. Sehingga untuk dinamika persaingan dalam kelas IPS cenderung tidak begitu ketat dibandingkan dengan persaingan dalam kelas IPA.
3. Situasi Kelas
Karena anak IPA cenderung memiliki jiwa kompetitif yang tinggi, maka situasi dalam kelas IPA pun terasa sangat penuh dengan ambisi. Seperti yang kita ketahui, jurusan IPA kebanyakan akan diisi oleh anak anak yang memiliki kemampuan menalar dan berpikir logis, sehingga dalam situasi seperti rapat misalnya, itu akan terjadi banyak pertentangan pendapat. Yang mana masing masing anak menginginkan pendapatnya dapat diterima teman sekelasnya, sedangkan teman yang lain memiliki pendapatnya sendiri sendiri dan memiliki keinginan yang sama. Sehingga tak heran jika ditemui beberapa crash kecil diantara para anak IPA dalam satu kelas. Jiwa persaingan dalam kelas IPA akan sangat terasa dalam situasi situasi yang mengarah pada persaingan sekecil apapun.
Berbeda dengan situasi kelas IPA, kelas IPS justru akan terasa sangat santai dan harmonis. Karena memang kelas IPS yang terkenal akan kesolidannya, yang mana akan menciptakan suasana kelas yang harmonis dan minim konflik atau pertentangan didalamnya. Karena anak anak IPS yang kebanyakan diisi oleh mereka yang memiliki kemampuan berhubungan sosial yang baik, maka tak heran jika tidak ada satu anak pun yang tidak mendapatkan teman dalam kelas ini.
4. Karakter Teman Sekelas
Seperti yang sudah umum kita ketahui, bahwasanya karakteristik anak IPA cenderung lebih individualis dan egoistis. Begitulah karakter teman yang akan kita dapatkan dalam kelas ini. Jika teman teman sekalian orangnya ambis banget, maka teman teman kalian di kelas IPA nantinya juga memiliki karakteristik yang sama dengan teman teman sekalian. Meskipun anak anak IPA dikesankan oleh sikap individualistisnya, namun tidak semua anak IPA seperti itu juga kok. Pasti masih ada anak IPA yang jiwa sosialnya tinggi. Biasanya sikap individualistis anak IPA itu akan nampak atau keluar ketika dihadapkan pada situasi persaingan. Karena sebagaimana yang sudah kita ketahui diatas, kalau anak IPA kebanyakan sangat ambisius, maka dia akan fokus pada hal hal yang bisa membawa dia mencapai keberhasilan dalam persaingan itu. Sehingga hal itulah yang membuat beberapa anak IPA terkesan mengabaikan hubungan sosialnya dengan teman sekelasnya sehingga dipandang sebagai orang yang individualis. Selain itu, jika karakter kita tidak sesuai dengan karakter teman yang ada di kelas IPA ini, maka akan sedikit kesulitan untuk menjalin keakraban dengan teman satu kelas kalian nantinya. Mungkin bisa tetapi butuh waktu yang agak lama.
Lawan dari individualis yaitu sosialis atau mudahnya kita sebut solid saja ya. Nah, kalau anak IPA terkenal dengan jiwa individualis nya, maka anak IPS cenderung terkenal dengan jiwa soildaritasnya. Tak heran jika ada satu teman yang mendapatkan masalah, maka teman lain akan turut membantu teman yang sedang mendapat masalah tersebut. Karena anak IPS cenderung memiliki kemampuan bersosial yang baik, maka tak heran jika kalian nantinya akan mudah akrab dengan teman teman sekelas kalian.
5. Prospek di Perguruan Tinggi
Ini nih yang menjadi alasan kenapa banyak orangtua menyuruh anak mereka untuk mengambil jurusan IPA saja. Seperti yang sudah umum kita ketahui bahwa dalam mendaftar perguruan tinggi nantinya, anak IPA dengan rumpun SAINTEK (Sains dan teknologi) nya bisa mengambil jurusan rumpun SOSHUM (sosial dan humaniora) yang merupakan ranah anak IPS. Sehingga selain bisa memilih jurusan kuliah yang ada pada rumpun saintek, jika ada anak IPA yang ingin lintas jurusan ke soshum sangat bisa banget loh teman teman. Tapi, diterima tidaknya pada jurusan itu juga tergantung pada usaha teman teman juga ya. Yang jelas, untuk anak anak IPA jika ingin mengambil jurusan kuliah yang merupakan rumpun soshum seperti hukum, ekonomi, akuntansi, psikologi, dlsb itu bisa ya teman teman.
Untuk anak IPS nampaknya akan cukup sulit jika hendak mengambil jurusan kuliah rumpun saintek yang merupakan ranah anak IPA. Karena anak IPS yang cenderung memiliki kemampuan yang berhubungan dengan ilmu ilmu sosial semasa sekolah di SMA, maka akan sulit jika seorang anak IPS ingin mengambil jurusan Saintek seperti kedokteran, pertanian, teknik, dlsb yang memerlukan pemahaman dalam ilmu ilmu sains. Namun jangan berkecil hati dulu teman teman, meskipun begitu, masih banyak kok jurusan jurusan soshum yang keren dan bagus untuk kalian para calon anak IPS. Jika kalian nantinya ingin melanjutkan kuliah, pastinya kalian akan dihadapkan pada persaingan yang ekstra ketat dalam proses seleksinya, ingat ! karena selain anak anak IPS, pesaing kalian juga anak anak IPA yang lintas jurusan. Yang mana kita ketahui bahwa anak IPA sangatlah ambisius dan kompetitif. Naahh,, maka dari itu, untuk teman teman yang ingin memilih jurusan IPS, kalian harus benar benar berusaha dan bersungguh sungguh ya dalam belajarnya. Tetap semangat dan yakin kalian pasti bisa !
Nah,, itu dia teman teman, 5 perbedaan jurusan IPA dan IPS versi admin yang telah saya jelaskan selengkap mungkin yang saya mampu. Pada dasarnya, jurusan IPA ataupun IPS itu tidak berbeda begitu jauh. Semuanya ada kelebihan dan kekurangan masing masing. Untuk pilihan, itu semuanya kembali kepada teman teman sekalian. Teman teman lah yang mengerti bakat dan minat teman teman sendiri, teman teman lah yang paham akan kemampuan dan kondisi diri teman teman. Sesuaikan pilihan dengan minat, bakat, dan kemampuan diri teman teman. Tetap semangat belajar, tetaplah berusaha, jangan pernah putus asa, yakinlah bahwa kesuksesan akan mengikuti orang orang yang mau memaksimalkan usahanya.
Semoga tulisan ini bermanfaat, dan semoga dengan adanya tulisan ini, bisa membantu teman teman sekalian dalam memecahkan kebingungannya ketika hendak memilih jurusan di SMA. Admin mohon maaf yang sebesar besarnya jika dalam penyampaiannya masih terdapat kesalahan kesalahan penulisan, ketidaksesuaian kalimat, ataupun terdapat tutur kata ataupun kalimat saya dalam tulisan ini yang kurang berkenan di hati dan menyinggung pihak tertentu, sekali lagi saya mohon maaf yang sebesar besarnya.
Sekian, wassalamu'alaikum warrahmatullahi wabarrakatuh.

